1. Reviu (Review) Master Plan Lama

  • Evaluasi kondisi eksisting: Melihat apakah perkembangan kampus sesuai dengan rencana sebelumnya.
  • Identifikasi gap: Menilai apa saja yang belum tercapai atau perlu diperbaiki.
  • Asesmen faktor internal dan eksternal: Misalnya perubahan jumlah mahasiswa, program studi baru, tren pendidikan, atau kebijakan pemerintah terbaru.

2. Analisis Kebutuhan Baru

  • Kebutuhan akademik: Penyesuaian ruang kelas, laboratorium, fasilitas digital.
  • Kebutuhan non-akademik: Asrama, sarana olahraga, fasilitas kesehatan, ruang publik.
  • Pertumbuhan masa depan: Proyeksi jumlah mahasiswa, dosen, staf.

3. Update Prinsip Perencanaan

  • Integrasi konsep smart campus, green campus, dan sustainable development.
  • Penguatan konektivitas internal (antar gedung) dan eksternal (aksesibilitas dari luar kampus).
  • Penyusunan zonasi baru jika diperlukan (zona akademik, zona bisnis, zona sosial, dll).

4. Rancangan Master Plan Terbaru

  • Gambar tapak: Layout rencana gedung, jalan, ruang terbuka hijau.
  • Strategi pengembangan bertahap: Tahap 1, 2, 3, sesuai prioritas dan pendanaan.
  • Penyesuaian peraturan: Pastikan sesuai dengan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) daerah setempat.

5. Dokumentasi dan Finalisasi

  • Penyusunan dokumen Master Plan baru lengkap dengan narasi, peta, tabel-tabel proyeksi, dan infografis.
  • Konsultasi publik dan koordinasi dengan pemangku kepentingan: pemerintah daerah, masyarakat sekitar, dan internal UPI sendiri.
TOP
Translate ยป