
dua orang petugas teknis sedang melakukan pekerjaan perbaikan atap di Gedung Achmad Sanusi UPI. Kegiatan dilakukan di area kemiringan atap yang cukup curam, sehingga membutuhkan kehati-hatian dan keterampilan teknis yang baik. Petugas tampak berada di antara susunan genteng yang telah dibuka sebagian untuk mempermudah akses ke area yang mengalami kerusakan.
Pekerjaan yang dilakukan mencakup perbaikan lapisan kedap air (waterproofing) pada sambungan antara dinding dak dan susunan genteng. Terlihat bahwa sebagian area telah diberi lapisan baru, kemungkinan berupa waterproof coating atau membran pelapis untuk mencegah kebocoran. Petugas menggunakan peralatan sederhana seperti kuas, lembaran pelapis, serta ember berisi bahan perbaikan.
Kondisi atap menunjukkan adanya saluran pembuangan air hujan (drain) yang berada di bagian bawah kemiringan genteng. Bagian ini sangat krusial karena sering menjadi titik rawan bocor jika tidak tertutup rapat atau tersumbat. Oleh karena itu, pemeriksaan dan penanganan khusus diberikan pada area sambungan antara genteng dan dinding.
Di latar belakang tampak area komplek gedung UPI dengan pepohonan dan bangunan tinggi, menandakan bahwa pekerjaan dilakukan di lokasi kampus yang ramai dan memerlukan koordinasi yang baik agar tetap aman.
Kegiatan perbaikan atap ini merupakan langkah penting untuk menjaga kondisi bangunan tetap prima, mencegah kebocoran saat hujan, serta memastikan kenyamanan dan keamanan aktivitas di dalam Gedung Achmad Sanusi. Proses dilakukan secara manual dan teliti, memastikan setiap celah dan sambungan diperkuat kembali agar fungsi atap tetap optimal.
