1. Perencanaan Awal

  • Identifikasi Tujuan FGD: Tentukan hasil yang ingin dicapai, seperti area prioritas kerja sama, potensi program bersama, atau rencana implementasi.
  • Susun Tim Penyusun Kerangka: Bentuk tim dari kedua pihak yang akan bertanggung jawab terhadap koordinasi dan pelaksanaan FGD.
  • Kumpulkan Data Awal: Persiapkan data dan dokumen terkait kebutuhan, potensi, dan visi-misi kedua institusi. Misalnya:
    • Rencana strategis Kabupaten Sumedang.
    • Program unggulan UPI terkait pendidikan, riset, atau pengabdian masyarakat.
    • Masalah atau tantangan yang dihadapi oleh Sumedang.

2. Penyusunan Agenda

  • Tetapkan topik diskusi utama, seperti:
    • Identifikasi kebutuhan pendidikan dan pelatihan.
    • Pengembangan potensi lokal berbasis akademik.
    • Pengembangan SDM melalui kerja sama penelitian dan inovasi.
  • Tentukan pembicara atau fasilitator untuk memandu diskusi.
  • Susun alur kegiatan yang meliputi:
    • Pembukaan.
    • Presentasi awal dari masing-masing pihak.
    • Sesi diskusi kelompok.
    • Penyusunan rekomendasi dan kerangka program.

3. Persiapan Logistik

  • Tentukan lokasi (contoh: Kampus UPI atau kantor Pemerintah Kabupaten Sumedang).
  • Pastikan ketersediaan sarana seperti ruang pertemuan, perangkat audiovisual, dan konsumsi.
  • Siapkan dokumen pendukung, seperti agenda, daftar peserta, dan materi presentasi.

4. Pelibatan Peserta

  • Undang pihak terkait seperti:
    • Akademisi UPI.
    • Pejabat dan perwakilan dinas Kabupaten Sumedang.
    • Perwakilan masyarakat atau pemangku kepentingan lokal.
  • Distribusikan undangan dan materi pratinjau kepada peserta sebelum acara.

5. Dokumentasi dan Tindak Lanjut

  • Siapkan tim dokumentasi untuk mencatat hasil diskusi.
  • Buat rancangan laporan hasil FGD dan bagikan kepada peserta untuk mendapatkan masukan tambahan.
  • Susun rencana aksi berdasarkan hasil diskusi untuk diimplementasikan sebagai program kerja sama.
TOP
Translate ยป